Cara, Biaya dan Syarat Membuat SKCK Serta Perpanjangnya

Syarat Membuat SKCK – Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau yang biasa disebut sebagai SKCK merupakan salah satu dokumen penting yang menunjukkan bahwa seseorang tidak pernah melanggar hukum pidana. Saat melamar pekerjaanpun kadang Anda harus melampirkan salinan SKCK.

Cara membuat SKCK

Sesuai dengan kepentingannya, maka syarat membuat SKCK dibedakan di dua tempat. Untuk kepentingan yang lebih resmi seperti melamar pekerjaan BUMN, mengikuti tes CPNS, atau syarat ke luar negeri maka pembuatannya dilakukan di Kepolisian Resort (Polres). Sedangkan, untuk kepentingan selain itu bisa dilakukan di Kepolisian Sektor (Polsek).

Bagaimana Syarat Membuat SKCK di Kantor Kepolisian?

Untuk membuat SKCK Anda harus melengkapi beberapa persyaratan administrasinya. Sebelum itu, Anda harus memastikan bahwa Anda membuat SKCK di tempat Kepolisian sesuai dengan tempat Anda tinggal atau asal KTP sang pemohon SKCK.

Beberapa dokumen yang harus Anda siapkan agar dapat membuat SKCK adalah:

  1. 2 lembar fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau Surat Keterangan sudah melakukan perekaman kependudukan bagi yang belum memiliki KTP.
  2. 1 lembar fotokopi KK (Kartu Keluarga).
  3. 1 lembar fotokopi Akta Kelahiran.
  4. 1 lembar fotokopi Ijazah terakhir, dan
  5. 6 lembar pas foto dengan ukuran 4×6 dengan berlatar merah.

Ada beberapa daerah yang meminta surat pengantar dari desa atau kelurahan setempat. Untuk mendapatkan surat pengantar tersebut biasanya Anda harus mengunjungi mulai dari yang paling bawah yaitu RT, RW, hingga kelurahan/desa. Untuk meminta surat pengantar Anda harus mengisi formulis yang telah disediakan.

Beberapa dokumen yang jika sudah terpenuhi dan Anda siapkan. Datanglah ke Polsek atau Polres sesuai dengan kepentingan Anda. Pastikan Anda datang tepat waktu agar tidak kehilangan kesempatan membuat SKCK.

Apa Hal yang Harus Dilakukan Ketika Membuat SKCK Offline?

Dokumen yang sudah Anda bawa nantinya akan diperiksa oleh petugas pembuatan SKCK. Sebelum itu, saat Anda telah tiba di Kantor Kepolisian setempat maka Anda harus mengisi blanko yang diberikan oleh petugas pembuatan SKCK. Blanko harus Anda isi dengan jujur dan bebas dari pengaruh apapun.

Blanko tersebut akan diisi mengenai data pribadi, data keluarga, bahkan hingga pernyataan bahwa tidak pernah melakukan tindak kejahatan. Isilah dengan jelas terbaca, dan pastikan setiap ejaan tulisan Anda tidak ada yang salah.
Kembalikan blanko tersebut kepada petugas. Selanjutnya akan melakukan proses pengambilan sidik jari bersama petugas kepolisian. Di beberapa daerah pada saat pengambilan sidik jari juga dilakukan wawancara singkat mengenai apa yang ditulis apakah sudah benar untuk memastikan data tersebut.

Proses sidik jari dan wawancara selesai, Anda dipersilahkan untuk menunggu. Pada umumnya, SKCK bisa selesai dalam jangka waktu kurang dari satu hari atau Anda bisa menunggunya hingga dokumen SKCK Anda selesai di proses.

Berapa Biaya untuk Membuat SKCK?

Dalam syarat membuat SKCK, pemohon wajib untuk membayarkan biaya untuk membuat SKCK ini. Biaya yang harus dikeluarkan sudah terdapat pada aturan perundang-undangan yaitu.

  1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Bukan Pajak.
  2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  3. Peraturan Pemerintah RI No. 50 Tahun 2010 tentang Tarif atas Jenis Penerimaan Bukan Pajak yang Berlaku pada Instansi POLRI, dan
  4. Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/192B/VI/2010 pada tanggal 23 Juni 2010 tentang Pemberlakuan PP RI No. 50 tahun 2010.

Tahun 2017 sebelumnya, biaya pembuatan SKCK cukup murah hanya sekitar Rp 10.000,- namun setelah awal Januari tahun 2017 biaya untuk membuat SKCK menjadi Rp 30.000,- untuk Warga Negara Indonesia.

WNA (Warga Negara Asing) berbeda, biaya yang dikenakan untuk pembuatan SKCK adalah Rp 60.000,-. Biaya yang dipungut tersebut harus Anda setorkan pada saat mengambil SKCK yang sudah selesai diproses oleh petugas pembuatan SKCK.

Apa Hal yang Dilakukan saat Membuat SKCK Online di Website?

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk datang ke Kantor Kepolisian untuk membuat SKCK, saat ini POLRI memberikan kemudahan dengan menyediakan pelayanan pembuatan SKCK secara online, berikut adalah caranya:

  1. Akses halaman pembuatan SKCK di website https//:skck.polri.go.idMembuat SKCK Online
  2. Persiapkan beberapa dokumen dengan cara di scan, yaitu:
    a. Scan Paspor (jika ada keperluan ke luar negeri).
    b. Scan KTP (Kartu Tanda Penduduk).
    c. Scan KK (Kartu Keluarga).
    d. Scan Akta Kelahiran/Ijazah terakhir.
    e. Scan Pas foto formal ukuran 4×6 dengan latar belakang merah.
  3. Lengkapi formulir yang terdapat pada halaman akses SKCK tersebut dengan benar dan jujur.
  4. Setelah itu, pastikan nomor registrasi sudah Anda pegang.
  5. Nantinya, Anda harus pergi ke Kantor Kepolisian untuk melakukan sidik jari dan pengambilan dokumen SKCK.
  6. Jika sudah diberikan dokumen SKCK Anda, jangan lupa membayar dan menyimpan dokumen tersebut baik-baik.

Anda harus tetap mematuhi peraturan yang sudah dibuat dan tetap pergi ke Kantor Kepolisian untuk menyelesaikan proses pembuatan SKCK, meskipun pembuatan SKCK di lakukan secara online. Hanya saja, Anda akan hemat waktu lebih banyak dibanding jika Anda membuat SKCK langsung di Kantor Kepolisian.

Cara Untuk Memperpanjang SKCK

Untuk memperpanjang SKCK caranya cukup mudah dan cepat. Anda hanya perlu melengkapi syarat administrasi seperti:

  1. Membawa SKCK lama.
  2. Fotokopi KTP sebanyak 1 lembar.
  3. Pas Foto dengan ukuran 4 x 6 background merah 3 lembar, dan.
  4. Biaya administrasi PNBP Rp 30.000,-

Anda hanya perlu memberikan syarat administrasi tersebut ke petugas dan tunggulah hingga dipanggil. Beberapa saat kemudian, Anda akan dipanggil untuk mengambil dokumen SKCK Anda yang sudah selesai dan bisa Anda gunakan untuk kepentingan Anda.

Untuk memperpanjang SKCK sangat cepat berbeda dengan pembuatan SKCK yang baru. Jika hanya memperpanjang maka Anda tidak perlu mengisi blanko atau barang yang disediakan. Bahkan Anda tidak perlu untuk melakukan sidik jari dan wawancara singkat.

Tips untuk Membuat SKCK

Pembuatan SKCK ini akan sedikit membingungkan bagi Anda yang pertama kali membuatnya. Harus ada tips agar prosesnya berjalan dengan lancar dan Anda bisa dengan tenang membuatnya. Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan, yaitu:

  1. Datanglah pada pagi hari, alasannya adalah agar Anda mendapatkan urutan awal dan tidak menunggu terlalu lama untuk proses-proses selanjutnya.
  2. Bawalah dokumen asli dan fotokopi lebih dari yang disyaratkan. Hal tersebut selain untuk antisipasi kekurangan namun juga untuk antisipasi jika ada beberapa salinan dokumen rusak atau sobek.
  3. Bawa alat tulis sendiri seperti bulpoin agar pada saat menulis blanko Anda tidak perlu bingung mencari bulpoin di meja yang telah disediakan. Bisa saja bulpoin yang disediakan tintanya sudah habis.
  4. Bawalah uang lebih untuk membayar SKCK yang nantinya akan Anda terima. Namun, jangan memberikan tip kepada petugas pembuatan SKCK karena dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum.

Sangat mudah bukan syarat membuat SKCK hingga cara memperpanjangnya? Jika Anda bersabar untuk melalui setiap tahapannya pasti Anda akan dengan mudah melewati proses pembuatan SKCK. Bersabarlah untuk mendapatkan dokumen yang penting ini. Jangan sampai melewatkan tips dan trik yang sudah diberikan di atas.

Leave a Reply