Cara Mengirim Lamaran Kerja Lewat Email

Cara Mengirim Lamaran Kerja Lewat Email – Kemajuan teknologi yang semakin canggih dimanfaatkan oleh berbagai instansi. Salah satunya bagi perusahaan yang ingin merekrut karyawan baru. Saat ini sistem perekrutan dilakukan secara online melalui email. Sehingga pelamar tidak perlu datang langsung ke perusahaan atau mengirimkannya melalui pos.

Cara Mengirim Lamaran Kerja Lewat Email

Cara Mengirim Lamaran Kerja Via Email dengan 8 Langkah Mudah

Sistem perekrutan secara online ini memudahkan kedua pihak, yaitu perusahaan dan pelamar kerja. Karena Anda tidak perlu mengeprint dokumen, membeli amplop, datang ke perusahaan dan sebagainya. Cukup dengan memanfaatkan jaringan internet dan PC atau laptop, Anda dapat melamar pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan Anda.

Saat ini perusahaan sudah menerapkan perekrutan secara online. Baik melalui website perusahaan, situs jobseeker ataupun melalui email. Sehingga memudahkan para pencari kerja untuk mendapatkan lowongan kerja beserta tanggal, persyaratan, dan sebagainya. Untuk melamar kerja via online harus lebih memperhatikan CV dan dokumen lain yang dibutuhkan.

Melamar kerja secara online biasanya menggunakan email atau melalui web. Sebelum mengirim lamaran kerja via email, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Sehingga HRD dapat melihat dan merespon lamaran tersebut. Cara mengirim lamaran kerja lewat email adalah sebagai berikut.

1. Persiapkan dokumen yang dibutuhkan

Persiapan dokumen adalah hal penting yang harus Anda siapkan, khususnya saat mengirim lamaran via email. Karena semua berkas tersebut harus dijadikan satu file dengan format sesuai yang ditentukan perusahaan. Biasanya format yang digunakan yaitu PDF dengan isi dokumen sebagai berikut.

  • Surat Lamaran Kerja
  • CV atau Resume yang menarik
  • Ijazah dalam bentuk scan PDF
  • Transkrip Nilai dalam bentuk scan PDF
  • KTP
  • KK
  • Pas Photo dengan background sesuai ketentuan perusahaan
  • Sertifikat Keahlian, Toelf, Pelatihan, dan sebagainya.

Semua dokumen tersebut harus dijadikan satu file. Pastikan ukuran file tidak terlalu besar agar dapat diunduh dengan cepat. Dokumen diurutkan sesuai ketentuan atau persyaratan yang diberikan. Pastikan urutan tersebut benar dan sesuai. Semua berkas harus diperhatikan sesuai keinginan perusahaan.

2. Alamat email menggunakan nama lengkap

HRD akan melihat email yang masih melalui alamat email. Sehingga nama email Anda harus jelas dan lengkap. Jangan menggunakan nama panggilan atau tambahan kata yang kurang sesuai. Anda bisa menggunakan Gmail atau Yahoo. Kedua email tersebut banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan komunikasi terutama melamar pekerjaan.

3. Perhatikan waktu pengirim email

Waktu pengiriman juga termasuk hal penting. Sebaiknya Anda mengirim lamaran kerja pada waktu jam kerja atau operasional. Pada umumnya antara pukul 09.00 hingga 12.00 atau 13.00 hingga 16.00. Dan pastikan lowongan pekerjaan tersebut masih berlaku atau masih ada. Hal ini akan menunjukan bahwa Anda adalah orang yang profesional.

Selain waktu, perhatikan juga hari pengiriman email. Pilihlah hari aktif yaitu senin sampai jumat. Karena beberapa perusahaan mempunyai hari operasional hanya sampai jumat. Untuk memastikan hari aktif perusahaan, Anda bisa mencari tahu melalui internet agar lamaran kerja yang dikirimkan bisa dilihat dengan cepat dan tidak ketumpuk oleh pelamar kerja lainya.

4. Pastikan alamat email perusahaan benar

Alamat email perusahaan adalah hal yang sangat penting agar email Anda sampai tujuan. Jika alamat email salah, lamaran kerja tidak akan sampai ke perusahaan. Ada beberapa standar pengiriman surat lamaran kerja via email, meliputi:

  • Alamat penerima berserta CC jika dibutuhkan.
  • Subjek email.
  • Body email yang berisi pembuka dan isi email.
  • Lampiran berkas.

Alamat email perusahaan

Perusahaan biasanya mempunyai alamat email masing-masing yang ditandai dengan penggunaan email prabayar. Pada umumnya, perusahaan juga tidak menggunakan email gmail atau yahoo. Biasanya perusahaan juga memberikan alamat email CC. Perhatikan juga alamat email CC tersebut, cek kembali alamat email sebelum dikirimkan.

5. Perhatikan Subjek Email

Subjek email juga menjadi hal penting yang harus Anda perhatikan. Karena email yang masuk akan dilihat dari subjek email dahulu. Subjek email sama seperti judul, yang harus benar dan sesuai. Biasanya setiap perusahaan mempunyai format untuk subjek email masing-masing.

Subjek Email

Subjek email yang digunakan biasanya berformat posisi yang dilamar, nama lengkap, dan gelar. Namun, setiap perusahaan menginginkan subjek email yang berbeda. Sehingga sebelum dikirim, perhatikan syarat pengiriman terutama pada subjek email.

6. Tulis lamaran kerja pada body email

Surat lamaran kerja memang sudah masuk dalam lampiran file. Namun, Anda juga harus menuliskan lamaran tersebut pada body email. Tujuanya agar HRD dapat langsung membaca surat lamaran kerja Anda. Serta memberikan informasi bagi HRD untuk tertarik melihat dan mendownload lamaran Anda.

Body Email

7. Tambahkan lampiran file dalam attachment

Semua file yang dibutuhkan harus dijadikan dalam satu file sebagai lampiran email. Usahakan lampiran file tidak terlalu besar agar mudah dan cepat didownload. Nama lampiran juga harus diperhatikan dan biasanya nama file sama dengan subjek email. Perusahaan biasanya mengharuskan lampiran dalam bentuk PDF, sehingga Anda harus mengirimkan lampiran pada attachment dalam format PDF.

Lampirkan file

8. Cek kembali sebelum dikirimkan

Sebelum email dikirimkan, cek kembali semua kelengkapan email. Mulai dari alamat email perusahaan, subjek email, body email dan lampiran. Periksa semua dokumen yang dibutuhkan oleh perusahaan. Setelah semuanya benar dan sesuai, Anda bisa mengirimkan lamaran tersebut pada jam kerja perusahaan.

Cara mengirim lamaran kerja lewat email lebih cepat dan mudah. Namun, jangan sampai Anda melewatkan hal kecil pada saat mengirimkan lamaran kerja tersebut. Setelah dikirimkan, jangan lupa untuk berdoa agar lamaran kerja Anda bisa tembus dan diterima oleh HRD.

Leave a Reply